Kenapa orang bisa lama dan kuat memakai topeng ? warna dan corak nya pun macam macam … apa salah satunya sebab mereka takut dianggap miskin ? atau karena khawatir ada yang mengganggapnya bodoh. Padahal cuma dianggap lho, khan suka suka orang bicara ya, kenapa harus ditanggapi, mau dianggap miskin kek, bodoh kek, ndeso kek, dan kek kek lainnya yang membuat semua pada ketakutan dan rame rame beli topeng dan menyembunyikan wajah aslinya.
Bukankah lebih baik dianggap miskin daripada dianggap kaya tapi kenyataanya malah sebaliknya, atau nggak masalah orang mengganggap kita bodoh yang penting kita nggak berpura pura dan berlagak seperti orang pintar padahal sebenarnya nggak tahu apa apa. Namun pada kenyataanya banyak yang lebih rela bertopeng daripada hidup apa adanya, hidup yang punya prinsip tidak ikut sana sini . Hidup yang nggak selalu mengharuskan orang untuk bersandiwara terus , capeklah … khan nggak semua orang itu aktor yang pandai berakting .
Sebenarnya saya mau tanya, kenapa kuda kuda di atas itu memakai topeng ya ? apa karena mereka nggak mau kalah gaya sama manusia ?
@Arum Sekartaji,Jarwadi, Aan Subhan,Tunsa…. terima kasih *suka*nya ya
hehe, mereka malu mba, melihat kelakuan manusia, terkadang niru-niru mereka, hehe ^_^
tapi kok kudanya gak ada yang hitam ya, kemana dia, ??? ^_^
begitu ya Mon, aku malah baru tahu
kuda yang hitam lagi ngumpet Mon
wah, padahal sudah lama gak lihat kuda warna hitam, siapa yah nama kuda yang hitam???
wah .. nggak tahu aku Mon, aku punya gambar kuda hitam tapi nggak pakai topeng
tanya mba, apakah namanya sembrani, kalau iya, titip salam dari saya, hehe “ngawur”
wah … kamu malah lebih ngerti namanya daripada aku Mon, aku nggak ngeh sama sekali , iya ya namanya sembrani
kalau tak pajang bisa full blogku dgn foto kuda, warnanya dan jenisnya mcam macam, ada yg sekecil seperti kambing, ada pula yg gede banget
saya gak terlalu ngerti juga mba, cuma senang saja dengan kuda wara hitam, trus biasanya saya panggil sembrani, konon kuda itu hanya ada di makkah.
wah, dibuat video saja mba, biar ngirit tempat, kan keren tuh, jenis kuda dari jerman “penasaran”
di sini banyak Mon kuda warna hitam, sering kulihat kalau lagi bersepeda
… yaitu tadi aku khan orangnya msh gaptek, blom tahu bikin video spt itu
wah .. kuda di sini gede gede Mon, kadang orang sini yg sdh jangkung jangkung itu saja kalah tingginya
ah, siemba mah gituh, ayo dong mba buat, kan bisa buat dengan movie maker misalnya, atau ulead visualstudio atau software lain yang lebih dipahami gitu lho, trus nanti tinggal di kasih backgron musik deh, lalu uplod ke youtube, hehehe, jadi deh.
atau saya yang buatin deh, biar sekalian saya tahu bentuk kuda-kuda yang besar sekali itu “masih penasaran”
kalau soal itu mungkin suamiku tahu Mon, tapi aku nggak
wah … kamu terlalu baik hati ya orangnya, nanti malah merepotkan Mon
wew, ge er saya mba, dibilang seperti itu terus, berarti mba harus belajar sama suaminya, biar jadi bisa, ayo semangat …
wah .. hati hati Mon .. jangan sampai kamu ge er ….loh aku khan copy apa yg pernah kamu bilang
iya Insya Allah ntar tak tanya sama suamiku, terima kasih ya
kuda sembrani itu yang punya sayap ya?ingat cerita sembraninya Ratu Bidadari di Bobo
wah aku malah dah lupa mbak, makasih infonya ya
betul mba kata monda, sembrani itu kuda hitam bersayap, ya biasanya kalau di jepang atau tempat lain mungkin namanya pegasus, tapi pegasus putih warnanya,
itu kata negri dongeng lho, seperti dongeng kerajaan mataram ^_^
pegasus itu juga nama kuda terbang ya , pernah dengar soalnya
cuma dalam dongeng ya Mon, anak anak pasti suka dongeng kayak gini
Betul sekali mba, jangankan anak-anak mba, saya saja masih suka dongeng kaya gini, hehe, termasuk film kartun sampai sekarang saya masih suka “malu”
knp harus malu, kayaknya banyak kok yg suka dongeng dan film kartun, apalgi tuh si donal bebek, aduh .. aku sama suamiku sering tertawa cekikikan sendiri nonton film kartun ini
hehe … apalagi spongebob, tiap pagi saya pasti nonton, walaupun filmnya terkadang diulang terus, tetep aja masih suka, pernah lho mba, tertangkap basah sama murid2 saya, saat lagi nonton spongebob sambil cengar cengir, mereka masuk trus langsung deh saya jadi bahan ledekan, hehe ^_^
harusnya mereka seneng ya tambah satu temen lagi buat nonton sponge bob *masih anak anak khan muridnya ? ato ?*
hehe, iya mba, murid saya itu berkisar 9-16 tahun, berarti anak anak dan remaja, dan setelah lulus sma, otomatis mereka berubah status menjadi teman saya, haha …
seneng ya punya murid …. dulu muridku itu dari usia 7 tahunan sampai bpk bpk dan ibu ibu, pegawai bank, ato pabrik kertas yg usianya pantas jadi ortuku
satahuku kuda dipakaikan topeng supaya penglihatannya searah saja tidak kemana-mana, manfaatnya bagi pemiliknya mudah mengendalikan kuda terutama kuda untuk dokar
iya , itu kalau untuk kuda di sana ya
Topeng salah satu cara untuk menutup jati diri yang sebenarnya. Jujur, aku lebih respect terhadap orang yang apa adanya diri mereka.
bener Din, karena orang yg apa adanya di jaman seperti ini mungkin nggak banyak jumlahnya
iya gak abis pikir ama orang2 yang suka bertopeng. apa gak cape sendiri ya… enakan jadi diri sendiri lah, gak ada yang ditutup2i…
kudanya dipakein topeng supaya gak kabur kali ya el?
mereka kuat kali Man, jadi nggak capek pakai topeng
nggak tahu ya Man, karena nggak semua kuda dikasih topeng begitu , tahu kenapa, mungkin harus kutanyakan sama pemiliknya
Great subject, Mbak Ely
Menarik sekali!
Saya pernah dengar phrase seperti “gengsi2 melayu”.
Pendapat yg saya dengar dari orang2 Indo yg sudah
lama berdomisili di Belanda ttg orang2 Indo yg
bergaya melebihi orang2 asli (native) Belanda.
Saya tertawa waktu mendengarnya.
Orang indo juga senang untuk menggunakan kata
spt “gaya”, “keren” etc. tapi bermakna yg sebaliknya
atau “sarcasm”.
Apakah Mbak Ely pernah mendengar phrase sepeti itu
atau yg lainnya?
thanks mbak
wah .. yang seperti ini aku malah baru tahu mbak, soalnya di sini belum pernah dengar, beda kali ya sama di belanda
wuiii …. sampai segitu ya mereka, di sini kaykanya nggak ada mbak, atau aku blom pernah dengar
aku baru tahu kalau ada kuda yang suka ditutup mukanya mbak
iya , di sini kalau musim panas ada yg seperti itu
Hidup apa adanya ,jalani dengan penuh semangat dan suka cita. Jauhi iri dan dengki .met pagi
benar .. selamat pagi juga kawan
Setahuku sih kuda disini cuman dipakein kacamata kuda, gak sampai nutupin muka kayak gitu mbak. baru liat aku.
topengnya itu transparan dan berlobang lobang Syam
Wah, dari hal sederhana seperti melihat kuda yg diberi topeng, lalu muncul pertanyaan yg sangat filosofis, kenapa orang suka memakai “topeng”, hehe….
Jangan-jangan kuda-kuda itu superhero, Mbak….
bisa juga ya Dit ? ^_^
mbak, itu mata kudanya di tutup semua?
gimana bisa liat jalan kalau di tutup semua?
topengnya itu transparan dan berlobang lobang kecil, jadi bisa lihat kudanya
Telanjang itu suci
thanks kunjungannya ya Uswah
mungkin saya bisa mengartikan manusia yang pakek topeng seperti kuda.
#gak nyambung#
Gubrak
loh nggak malah sebaliknya ? ^_^
terima kasih kunjungannya ya
kok ilustrasinya kuda mba? kenapa ga yang lain .. hehe ^^
ngomong-ngomong mba ely sama om monkey akrab banget ya? prikitiew!
hahaha
yang ada cuma kuda sih soalnya ….
kamu baru pertama ya ke sini, jadi baru tahu kalau ada beberapa blogger yg rajin berbalas komentar salah satunya si Monkey, kapan kamu akan gabung berbalas komentar juga di sini atau di blogmu ? asyik lho bisa mendiskusikan aneka ragam topik dan kadang juga malah bisa bikin ide nulis postingan bareng dengan tema yg sama
PRIKITIEW artinya apa ya ? maklum aku dah lama meninggalkan Indonesia
terima kasih banyak ya kunjungannya, ditunggu komentar selanjutnya
iya nih mba, baru pertama kali berkunjung kesini ..
liat dari artikelnya om monkey ..
apa ya? sebenernya ga ada arti sih, kaya menggoda aja gitu artinya . hehe . itu jargonnya sule .. mba tau sule?
emang mba tinggal dimana?
berarti aku ketinggalan ya … maklum belum pernah nonton si sule, harus lihat di you tube nih, thanks ya
saya tinggal di satu kampung kecil, di jerman
sama2 mba .. wah mba, lagi booming di indonesia si sule lewat acara opera van java
coba cari di youtube . lucu lah pokonya mah .. sekarang lagi tayang di trans7
wih, jauh juga ya .. sejak kapan tinggal di jerman?
wah harus lihat nih aku, krn blom pernah nonton opera van java, terima kasih ya
lumayan lamalah sudah merasa seperti kampung halaman ke dua
ayo nontooon .. *promosi .
asik ya kayanya tinggal di luar negeri ..
tergantung orangnya juga sih, aku sih senang senang saja hidup di sini tapi nggak sedikit yg mengeluh tingal di sini, segalanya beda dari tanah air, orang harus benar benar mandiri, di tanah air ornag bisa hidup seperti raja
beda negara, beda kultur dan kebiasaan juga ya .. saya juga pengen pergi ke luar negeri . hehe
ditunggu postingan selanjutnya mba ely ^_^
khan sudah muncul postingan terbarunya ya
maaf koneksinya lemot .. baru liat pas berkunjung lagi .. hehe
gpp … makasih ya mau berkunjung lagi
Hiduplah apa adanya jangan mengada² hehe, ntar kalau mengada² bisa kayak kuda itu loo hehehe
Salam…
loh bukannya kuda itu meniru manusia ?
salam kembali ya Sofyan, thanks
hahaha… tanya saja pada rumput yang bergoyang

kok ya gak nanya langsung sama pemiliknya to mbak? jadi bisa di share di sini
salam
nggak tahu sih pemiliknya, wong kuda itu dibiarkan di pinggir ladang, dan pas bersepeda nggak ada pemiliknya
salam balik ya, thanks
Orang yang pake topeng, kulit mukanya tebal. Makanya mereka kadang tak tahu malu. Atau mungkin ‘urat malu’-nya udah putus… He he, punya aja ide tulisan, El.
Itu kuda di Jerman ya El? Mereka pake topeng supaya nggak liar dan mudah dikendalikan. Kuda kalau pandangannya terbatas biasanya lebih jinak.
iya kuda jerman … oo begitu ya … mungkin juga, karena kuda yg lain nggak, cuma mereka saja yg pakai walau sama sama merumput di ladang
baca judulnya, saya langsung inget lagu peterpan
nyampe endingnya, saya langsung kepikiran iklan LA Light
“yang lain bersandiwara, gue apa adanya”
wah .. aku cuma bisa membayangkan Puch, blom pernah dengar lagunya dan melihat iklannya, thanks ya
itu topengnya pas bagian mata ada lubangnya ngga sih Mba El? Ngga gitu jelas soale aku melihatnya
topengnya transparan,dan banyak lubang lubangnya Tiesa
wahh terus apa fungsinya kalau transparan, masih tetep keliatan dong kalau begitu
tapi ngga semua topeng yang dipake itu buruk lho Mba El, palingan dampak buruknya ke yang pake topeng sih… terkadang ada orang yang ngga suka dan ngga mau keliatan lagi ada masalah, jadi dia pake deh tuh topeng bahagiabahagianya, tujuannya karena dia ngga mau orang di sekelilingnya ikut kena dampak ketidakbahagiaan dia
tapi yaa memang jadinya berkesan “kok lo cuma pas seneng aja sih bagibaginya? giliran susah diumpetin sendiri” mungkin akan ada beberapa orang yg tersinggung
yaaa tetep sih paling enak apaadanya aja
makanya itu yg aku tanyakan Tiesa, kali ada alasan lain kenapa pemiliknya masang topeng transparan itu ke kudanya
ntar kalau ketemu kuda yg spt ini lagi dan pas ada pemilikny aInsya Allah aku tanya deh
ya memang tergantung orangnya juga sih ya …. lingkungannya juga serta kebiasaan di sekitarnya. Kalau di sini orang terbiasa apa adanya Tiesa, jadi kalau pas mereka sedih ya dibilang sedih yg lain jadi mengerti. Aku cuma membayangkan ornag yg lagi kena masalah dan sedih itu harus pakai topeng agar yg lain nggak ikut sedih kok malah jadi kasihan ya, bayangkan apa nggak berat tuh, sudah sedih, harus berpura pura ndak ada masalah lagi, bagiku pasti berat sekali, tapi ya balik lagi ke individu masing masing, mungkin orang itu memang kuat menanggung masalah sendiri sekaliyan memakai topeng agar yg lain nggak tahu, thanks ya
yang lain bersandiwara, gue apa adanya… *iklan rokok*
gambarannya mungkin kaya diiklan yg sy mkasud mbak,hehehe…
lebih enak apa adanya saja, ga jadi beban karena takut topengnya kebuka
wah .. aku blom pernha liat iklannya nih, ntar tak cari di you tube dulu
terima kasih kunjungannya ya
Kadang orang suka memakai topeng biar bisa diterima di lingkungan yang menurut dia keren, Mbak. Kalo aku sih mungkin suka ke-PD-an. Mikirnya dengan jadi apa daya aja masih bisa kok diterima di lingkungan temen-temen. heu heu heu…
Salam kenal ya, Mbak
ynag ini perlu dicontoh nih
salam kenal balik ya, terima kasih kunjungannya
hmm… apa bukan supaya bisa fokus jalan ya mbak ely?
sepertinya bukan, karena topengnya itu transparan
mungkin karena dah trand kali mbak ely. . . dan semakin menyusut jiwa percaya dirinya.. . .
bener
walau foto saya belum beredar di dunia perblogan, saya jamin saya tidak pakai topeng
ga betah juga sih, wong bedak aja rasanya udah terlalu tebal, makanya mending ga bedakan setiap hari hehehe …
Kadang heran emang, tapi yaaa …. dengan begitu hidup lebih berwarna ‘kan, dan adanya yang begitu, kita jadi bisa kasi contoh sama diri sendiri biar ga kayak gitu hehehe … *eh ini nyontek komen siapa maren di blog ku ya? hahaha*
lho kok sama ya kayak aku ^_^
komen yg kamu contoh itu oke juga
iya toh? hiihihhi tos dulu dong klo gitu
bener .. toss juga !!
kudanya memakai topeng supaya ndak lari… he he
ya menjadi diri sendiri aja. tanpa menutupi apa yang seharusnya ada sebenarnya. Biar anggapan orang seperti apa. lihat.. inilah saya..
sayang nggak semua orang mudah melakukannya ya FIn
hwahaa.. baru mo ditanyain udah ditanyain balik di bagian akhir postingan. Aneh tuh topeng kudanya, biasanya kan cuma disamping aja, biar kuda bisa jalan lurus kedepa. Lha ini malah ketutup semua. Apa mereka sedang meniru manusia yg suka pakai topeng? berharap dengan memakai topeng jadi tidak terlihat seperti kuda kali yaa.. Hehehe
mungkin juga … mereka mencoba meniru gaya manusia
topengnya itu transparan dan berlobang lobang
jujur itu membuat kita hidup tanpa repot, tapi untuk jujur itu sendiri s u s a h
saya seolah olah nyaman sekali mengenakan topeng rangkap
ini juga termasuk jawaban yg jujur, salut !
jujur juga karena kebiasaan, kalau sudah terbiasa ndak jujur memang nggak mudah untuk bicara dan hidup apa adanya, tapi tergantung manusianya juga sih, kalau punya niat kuat bisa kok jujur *menurutku* , thanks ya
kudanya biar nggak lari saat didekati ama orang. Justru kudanya yang tetap nerima apa adanya. tok topeng itu pun bukan keinginannya hanya keinginan si pemasang topeng
lagi lagi manusia yang melakukannya ya mas …. benar sekali kudanya sebenarnya nerima apa adanya
Topengnya transparan, ya? Mungkin itu untuk gaya, sekalian supaya kuda yang lawan jenis tidak jatuh cinta, hehehehe…
oh ya … kayaknya masih bisa jatuh cinta deh falz, khan transparan topengnya, masih bisa lirik lirikan mata
transparan dari dalam, tapi nggak kelihatan dari luar kayaknya ini, Mbak… Hehehe…
iya .. keren ya topengnya
Itu kuda apa nggak nabrak2 ya Mbak, kalo jalan. Mana ada lubang di matanya itu? Nggak ada kan?
topengnya transparan kok ada banyak lobang lobang kecilnya, jadi masih bisa melihat dengan jelas kudanya
Membuat video dengan kamera film atau video, memang perlu sekolah mbak. Namun yang perlu diperhatikan jika kita membuat video atas objek, katakan lah orang sedang bicara berhadapan, misalnya cowok dan cewek dalam ukuran MCU atau CU atau LS, harus diperhatikan screen direction atas objek yang dishot.
Ini penting agar nanti objek yang di shot jumping urutan pengambilan gambarnya, saat diedit bisa nyambung gambarnya. Apakah cowok atau cewek dulu yang dishot lebih dulu, tidak masalah.
Ketika gambar di-edit dan menyusun urutan gambarnya tidak jumping urutannya, maka penting membuat shooting script dan coretan sket kasar gambar komik atas isi skenario pada saat persiapan produksi.
Kembali ke masalah sceen direction, misalnya kita sedang membidik gambar kuda postingan njenengan di atas, gambar kuda coklat dalam posisi Medium, kepalanya menghadap lensa kamera sebelah kiri bahu kameraman, maka nantinya kuda putih saat dishot gambarnya setelahnya, kepalanya harus menghadap ke kanan bahu kameramennya.
Namun jumping gambar antara kuda coklat dan putih bisa diakali dengan mengambil gambar LS ( long shot atau panorama shot ) ketika dua kuda tadi sedang merumput, misalnya. Setelah disusun/diedit gambarnya, maka gambar akan terlihat indah pergantian shot-shotnya.
Untuk variasi shot bisa diambil CU gambar pemilik kuda yang sedang tertawa melihat kedua kudanya asik pacaran. Bisa dia sedang merokok atau memegang cemeti.
Setelah susunan gambar kuda selesai diedit maka tinggal di-super impossed kan dengan kredit titel, nama blog panjenengan dan ditingkahi dengan bunyi musik lembut kuda pacaran. Atau juga bisa diberi narasi ( dubbing ) baik dalam bahasa Indonesia, Jerman atau Inggris. Saat meng-upload ke You Tube, perhatikan durasi videonya. Kalau video lebih dari 30 menit, apa bisa segera mbuka jika di klik oleh pengunjung?
WOW … uraiannya komplit mbak, terlihat sekali njenengan punya pengalaman dan kemampuan dalam hal ini mbak, dan juga ada passion di dalammya. Saya pernah nyoba bikin tapi hanya sekedar menghidupkan kamera dan melihat obyeknya langsung yaitu ribuan angsa, hasilnya juga bisa ditebak, buram ndak karu karuan, wong mbidiknya juga ngawur
kalau mau bikin video langsung belum berani aku mbak, karena belum juga punya video kamera, terima kasih banyak uraiannya ya mbak
Ya itu berdasarkan pengetahuan dunia pertelvisian yang tidak jauh dengan dunia perfilman di tanah air kala itu. Saat saya mulai belajar ilmu editing film tahun 1978 di samping photograpy dan sound film, memang diarahkan oleh guruku Mrs. Inggrid Lathegan dari Televisi Bon Jerman, bahwa gambar mati alias foto sangat berbeda dengan gambar hidup ( film/video ) saat pengambilan gambar.
Karena itu diperlukan story board berupa gambar sket mirip lukisan komik yang dipegang sutradara dan dikonsultasikan dengan kameramen dan script writer saat sedang shooting film di lapangan. Semua bertujuan agar, nantinya saat gambar diedit, tidak terjadi kejanggalan saat disambungkan gambarnya. Tentu saja ini berlaku untuk film dokumentasi, feature, film sinetron dan bukan untuk news televisi.
Untuk mulai berani mengambil gambar dengan kamera video, yang perlu diperhatikan adalah black level, kontras, cromay key dan membuat white balance pada kamera video lebih dulu yang dishotkan ke lembar kertas putih saat persiapan mengambil gambar agar terekam di pita video. Berdasarkan white balance inilah, gambar akan diketahui kontras tidaknya dan seimbang tidaknya kromanya atas objek yang di shoot.
Masalah buram memang perlu difokuskan dulu objeknya sebelum diambil gambarnya. Akan tetapi dengan adanya kamera video yang auto focus manual, panjenengan tidak perlu setiap saat memfokuskan objek sebelum nge-shoot. Begitu objek terlihat dan komposisi OK, tinggal kamera running, action….maka angsa putih di danau desa njenengan akan berenang dan beterbangan.
Untuk membuat indahnya kepak sayap angsa yang nyiprati air, adegan ini bisa dishoot normal speed kameranya, atau dibuat slow motion. Jika dibuat normal speednya saat dishot, maka nanti saat diedit gambarnya, bisa dibuat slow motion. Pasti indah jadinya gambar angsa pacaran, seindah gambar-gambar angsa yang pernah njenengan pasang di blog ini. Salam….
WOW … penjelasannya detail banget mbak, maturnuwun sanget nggih
mungkin saya harus membaca berkali kali komentar di atas untuk memahami sebelum mulai bikin shoot pada hewan hewan di sekitar rumah saya mbak, karena saya belum punya video kamera, cuma pakai kamera biasa, jadi kalau mau benar benar praktek mungkin harus beli video kameranya dulu.
Mbak Erni punya pengalaman banyka tentang hal ini ya, nggak ingin bikin buku mbak ?
Untuk sementara belum kepikiran mbak Ely. Itu hanya cuplikan kenangan masa silam ketika baru masuk dunia pertelevisian yang dimulai dengan mengedit film. Lalu tahun 1997 pindah ke bagian editing video, yang mengharuskan saya belajar merekam sekaligus menyunting video sebagai bahan siaran televisi.
Prinsip menyunting film dan video sama. Hanya saat kita merekam gambar video harus memperhatikan time code ( ururan angka yang bergerak mencakup, jam, menit, detik dan frame ) pada pergerakan pita yang sudah merekam gambar dan suara dalam satu kesatuan.
Guna time code adalah untuk mempermudah editor video/penyunting video mencari adegan gambar yang ingin disunting. Karena itu lah operator vtr girl/man ( video tape recorder baik pria atau wanita ) harus rajin mencatat dalam log book nya, pada pita berapa gambar yang ingin dicari direkam. Ini agar cepat dalam mencari gambar yang tersimpan pada puluhan pita kaset yang dikehendaki gambarnya untuk segera disambung. Pokoknya Mbak Ely bisa deh nantinya merekam gambar dengan kamera video. Kalau memphoto objek yang disunting dengan Adope Photoshop OK, tentu menyunting format video juga harus bisa.
Tentang merekam gambar dan film sudah aku postingkan terbaru di blog ku. Salam Enjih?…..
selain belajar memang harus beli video kameranya dulu ya mbak, sementara ini aku masih sibuk dengan kamera mbak
oh ya … Insya allah ntar meluncur ke sana mbak
sekali lagi terima kasih uraiannya
sikuda pke topeng bkan karena gak mau kalah ma manusia..
tpi mereka lagi betugas..
kayag agen2 FBI gitu –{‘
————————-
Mohon dukungannya ya
http://inigalauku.blogspot.com/2012/01/eksis-dengan-internetan-sesuatu-banget.html
————————–
nggak ah kalau lagi bertugas … tapi ada alasan lain nih galau
Insya allah
topengnya masih transparan, so masih dapat melihat.. tapi untungnya bukan topeng monyet
jadi inget ada topeng monyet juga , btw, aku kok lupa ya kayak apa sih topeng monyet itu ?
bener lebih baik dianggap miskin dari pada kaya tapi miskin.
Ato dianggap mati padahal hidup dari pada hidup padahal mati.
Mulai ngaco
bingung aku *****
Mungkin karena tuntutan kehidupan, mbak. Mayoritar di lingkungannya begitu.
Makanya mereka semua suka pake topeng.
Itu kudanya pake topeng biar lebih keren dan eksis
hehehe
terkadang kasihan juga ya jadi manusia, apalagi yang harus setiap saat menyesuaikan dengan tuntutan yang ada di sekitarnya
biar kuda yang lain iri kali ya
tapi terkadang memakai topeng juga perlu saya pikir, tergantung sikonnya aja. tentunya bukan untuk hal yang negatif. misal pas ada tamu ke rumah kita lagi BT ya untuk menghormati tamunya bolehlah kita pasang topeng cerah ceria
klo masalah kuda kenapa pakai topeng? gak tahu ya, gak enak ma kudanya klo sotoy nanti saya dikira tidak berprikekudaan lagi
kalau yg ini topengnya lain ya, mungkin hany abeberapa jam dipakainya
hahahhaa … berper kekeduaan ya
Mungkin mereka orang-orang yang gak kuat dengan ‘penilaian’ orang, mbak.
Jadi berpura-pura kaya, atau menjadi yang bukan dirinya sendiri.
Kalau masalah kuda pakai topeng. Hehehe. Untuk menjadi superhero mungkin?
Kan selalu bertopeng, mbak.
sayangnya orang seperti ini banyak jumlahnya ya, kasihan sekali mereka, harus bersandiwara terus dlm hidupnya
biar keren gitu ya kayka superhero dibanding kuda lain
Pas aku di Jakarta aku juga banyak lihat ada beberapa orang yang aku kenal selalu memakai topengnya saat dia harus mudik ke kampung halamannya. Dengan gaji kecil dan tempat tinggal yang nggak layak untuk ditinggali saat di Jakarta, saat pulang kampung mereka berusaha tampil dengan benda-benda bermerk. Dipikiranku cuma ada dua Mbak, it’s just so silly dan kasian dengan mereka.
benar sekali ya, kasihan mereka membohongi dirinya sendiri dan orang lain
betul..
tapi bedak, dan segala tentang make up itu bagaimana?
itu topeng loh…
topeng sementara ya tina, nggak ada 24 jam memakainya
setuju dengan lebih baik dianggap miskin tapi lebih kaya dari pada dianggap kaya tapi sebenarnya miskin, Jadinya kan banyak hutang aje ye banyak orang minta traktir tapi kita gak ada duit
susah jadinya ya, nggak hanya rugi pikiran dan waktu rugi biaya juga, mana nggak ada lagi jadi ngutang, masalahnya akan semakin menggunung
Kuda kuda pun menggunakan topeng ya.
Kenapa ya? Mereka pemalu?
mungkin ya
Supaya nggak kabur aja kali …
mungkin juga
Haaaaaaah… sama mba, aku juga bingung sama orang yang suka bohong. Terutama bohong untuk terlihat lebih dari orang lain ya.. Padahal mah kalau dia biasa2 aja, mungkin orang akan lebih menghormati dia. Tapi berhubung dia selalu bohong, orang juga jadi males. Karena mau percaya apalagi? *loh kok malah curhat*
orang seperti ini banyak jumlahnya ya Be .. kasihan mereka, harus berbohong dan berakting terus, pasti nggak tentram hidupnya
*senang kok dicurhati*
kuda nya pake topeng, wah kyak iklan rokok pkek topeng segala, xixixi
iklan rokok apa nih ?
makasih ya sdh berkunjung
analogi yg ada dalam postingan ini cakep banget mb Ely….pandai memainkan analogi topeng yg ada dihewan dengan “topeng manusia”,,,,,btw aku hanya ingin menggarisbawahi kata2….”apa adanya aja”….smoga aku bisa memaknai ini lebih dalam lagi…..
nice post mb…!
thanks
Pengganti ping back ……..
terima kasih
wakakakakaka….. itu kudanya lagi terapi bu..lagi maskeran mereka
maskernya transparan
Kudanya ditutupin biar gak silau ya mbak? Jadi keinget sama cerita kalo di jaman inggris kuno, orang kalo mo berjudi juga pake tutup mata kain yang ada lubang2nya gitu, biar matanya gak silau sama cahaya lentera dan juga gak perih terkena asap tembakau
Manusia memang senang pake topeng mbak dan suka lupa kalo cepat atau lambat wajah asli di balik topeng itu bakal keliatan juga..
mungkin juga ya … krn topengny aitu transparan
iya, khan nggak semua orang betah pakai topeng ya, biasanya, jadi mending ndak pakai topeng kalau akhirnya ketahuan wajah aslinya ya
Saya lihat foto kuda di atas, saya jadi inget manusia yang pake celana dalam di kepala.
*kena gampar*
Itu kain yang dipakai kuda, apakah celana dalam kuda?
hahahaha .. itu memang topeng khusus buat mereka Sop bkn celdam *nggak digampar kok*